PFI Mengakomodir Member Filantropi Menjadi Mitra Strategis dalam Mewujudkan Pendidikan Bermutu
Perhimpunan Filantropi Indonesia (PFI) menghadiri peluncuran Gerakan Partisipasi Semesta Pendidikan Bermutu (PSPB) yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Peluncuran ini menjadi perwujudan langkah strategis pemerintah dalam membangun ekosistem kolaborasi lintas sektor yang mempertemukan pemerintah dengan para mitra pembangunan.
Partisipasi aktif PFI dalam gerakan ini adalah sebagai bukti nyata komitmen sektor filantropi dalam peningkatan kualitas dan pemerataan pendidikan nasional. Selain itu, partisipasi ini juga membuka kesempatan kolaborasi yang lebih luas serta meningkatkan sinergi antar pemerintah dengan lembaga filantropi untuk meningkatkan mutu pendidikan Indonesia. PSPB dapat menjadi ruang kolaborasi yang menghubungkan praktik baik filantropi dengan kebutuhan riil lapangan agar dukungan yang diberikan dapat tepat sasaran, bermakna, dan berkelanjutan.
Peluncuran Gerakan PSPB: Momentum Kolaborasi Lintas Sektor
Indonesia memiliki lebih dari 447 ribu satuan pendidikan yang melayani sekitar 53 juta peserta didik. Disisi lain, masih banyak beberapa masalah krusial yang ditemui di lapangan, seperti jumlah Anak Tidak Sekolah (ATS) yang masih terbilang cukup tinggi, tingkat literasi dan numerasi yang perlu ditingkatkan, serta kesenjangan kualitas pendidikan antar wilayah. Selama ini, berbagai bentuk dukungan dari dunia usaha, filantropi, akademia, serta komunitas telah berjalan, namun sering kali masih tersegmentasi sehingga belum sepenuhnya menjawab kebutuhan prioritas pendidikan nasional. Absennya pusat data yang tersentralisasi juga sering mengakibatkan program – program yang tumpang tindih dan tidak tepat sasaran.
Melalui PSPB yang diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 3 Tahun 2026, pemerintah mengambil peran sebagai fasilitator yang mempertemukan kebutuhan satuan pendidikan dengan berbagai bentuk kontribusi aktor non-pemerintah. Platform ini bertujuan untuk memetakan kebutuhan, mencocokkan dukungan, mengkoordinasikan pelaksanaan program, serta melakukan pemantauan dan pelaporan secara transparan serta akuntabel.
Program – program anggota PFI sendiri telah memiliki kesesuaian dengan berbagai fokus program PSPB, seperti antara lain pelatihan guru dan tenaga kependidikan, kolaborasi vokasi dan industri, penanganan anak tidak sekolah, revitalisasi sekolah, penyediaan fasilitas pendukung pendidikan, beasiswa, hingga pengembangan kapasitas generasi muda.
Pemajuan Ekosistem Filantropi Lewat Kolaborasi Bermakna
Sejalan dengan semangat PSPB, PFI meyakini bahwa peningkatan kualitas pendidikan merupakan tanggung jawab bersama dengan didasari semangat gotong royong. Dengan mempertemukan pemerintah, filantropi, pelaku usaha, akademia, serta komunitas masyarakat, Indonesia memiliki peluang yang lebih besar untuk meningkatkan mutu pendidikan yang inklusif serta dapat menjangkau seluruh anak bangsa tanpa terkecuali.






