Peluang Kolaborasi Bappenas bersama PFI untuk Percepatan Pembangunan Kawasan Timur Indonesia

Perhimpunan Filantropi Indonesia (PFI) menghadiri diskusi awal bersama Direktorat Pembangunan Indonesia Timur, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, pada 21 Mei 2026 di Jakarta. Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk menjajaki peluang kolaborasi dalam mendukung percepatan pembangunan di Kawasan Timur Indonesia (KTI) melalui pendekatan multipihak yang melibatkan pemerintah, organisasi filantropi, sektor swasta, dan masyarakat sipil.

Diskusi tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi pembangunan sebagaimana diamanatkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029. Kawasan Timur Indonesia, yang meliputi Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua, menjadi salah satu wilayah prioritas yang memerlukan kolaborasi lintas sektor untuk mengatasi berbagai tantangan pembangunan sekaligus mempercepat pencapaian target pembangunan nasional.

Dalam pertemuan tersebut, PFI memaparkan profil organisasi, perkembangan ekosistem filantropi di Indonesia, serta berbagai inisiatif dan potensi kontribusi anggota PFI yang telah dan akan dilakukan di Kawasan Timur Indonesia. Diskusi juga membahas peluang penguatan kolaborasi antara PFI dan Bappenas dalam menghubungkan sumber daya, pengetahuan, dan jaringan filantropi untuk mendukung program-program pembangunan yang lebih terintegrasi dan berdampak.

PFI menyambut baik inisiatif Bappenas untuk membuka ruang dialog dengan mitra pembangunan non-pemerintah. Sebagai asosiasi yang menghimpun berbagai organisasi filantropi di Indonesia, PFI meyakini bahwa tantangan pembangunan yang kompleks membutuhkan pendekatan kolaboratif yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Filantropi memiliki peran penting dalam menghadirkan inovasi, memperkuat partisipasi masyarakat, serta menjangkau kelompok dan wilayah yang membutuhkan dukungan secara lebih cepat dan fleksibel.

Melalui diskusi ini, PFI dan Bappenas mengidentifikasi sejumlah peluang kerja sama yang dapat dikembangkan ke depan, termasuk penyelarasan program pembangunan, penguatan data dan pembelajaran, serta pengembangan model kolaborasi yang dapat memperkuat dampak pembangunan di Kawasan Timur Indonesia.

PFI berharap pertemuan ini menjadi langkah awal yang produktif untuk membangun kemitraan strategis yang mampu mendorong pembangunan yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan. Dengan semangat kolaborasi, berbagai aktor pembangunan dapat bersama-sama memperkuat upaya percepatan pembangunan di Kawasan Timur Indonesia demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mewujudkan tujuan pembangunan nasional.

Share:

Recomended News

2-4
Pertemuan Refleksi Dinamika Pengelolaan Program Pendidikan di Indonesia
DSC_0773
Seri Pengetahuan Perubahan Iklim Klaster Filantropi Lingkungan Hidup dan Konservasi
WhatsApp Image 2026-05-18 at 16.19
APFI Soroti Regulasi Filantropi yang Dinilai Masih Menghambat Ruang Solidaritas Warga

News Update

Town Hall MSF Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor untuk Mewujudkan Desa Mandiri dan Berkelanjutan
MSF Perkuat Kolaborasi Multipihak untuk Mendukung Gerakan Indonesia Berdaya
Peluang Kolaborasi Bappenas bersama PFI untuk Percepatan Pembangunan Kawasan Timur Indonesia
Get the latest news and updates from us.

Take small steps to inspire change