PFI Dukung Penguatan Kolaborasi Program Prioritas Kemendukbangga/BKKBN

Perhimpunan Filantropi Indonesia turut mendukung upaya penguatan sinergi lintas sektor melalui kegiatan Promosi Program Prioritas Kemendukbangga/BKKBN yang diselenggarakan secara daring pada Kamis, 7 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah dan mitra kerja untuk memperkuat pemahaman serta komitmen bersama dalam mendukung pembangunan keluarga dan peningkatan kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.

Kegiatan ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk organisasi masyarakat, organisasi perempuan, akademisi, media, asosiasi pengusaha, serta jaringan filantropi. Dalam agenda tersebut, Ketua Badan Pengurus Perhimpunan Filantropi Indonesia turut memberikan sambutan sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan kolaborasi multipihak dalam implementasi Program Bangga Kencana.

Promosi program prioritas ini membahas lima program strategis Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, yaitu GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting), TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak), GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia), SIDAYA (Lansia Berdaya), dan SAKINA (Super Apps Keluarga Indonesia). Kelima program tersebut dirancang untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan keluarga, mulai dari pencegahan stunting, penguatan pengasuhan anak, peningkatan peran ayah dalam keluarga, pemberdayaan lansia, hingga pemanfaatan teknologi digital berbasis kecerdasan artifisial untuk layanan keluarga.

Melalui sesi pemaparan materi dan diskusi interaktif, peserta memperoleh pemahaman mengenai arah kebijakan dan strategi implementasi program prioritas hingga ke tingkat akar rumput. Kegiatan ini juga mendorong terbentuknya jejaring kerja dan rencana aksi kolaboratif lintas sektor guna memperkuat dukungan terhadap program pembangunan keluarga yang berkelanjutan.

Partisipasi Perhimpunan Filantropi Indonesia dalam kegiatan ini sejalan dengan komitmen untuk memperkuat kolaborasi filantropi dalam mendukung isu-isu pembangunan sosial yang berdampak luas bagi masyarakat. Diharapkan, sinergi antara pemerintah, organisasi filantropi, dan berbagai mitra strategis dapat mendorong implementasi program yang lebih efektif, inklusif, dan berkelanjutan bagi kesejahteraan keluarga Indonesia.

Bagikan:

Rekomendasi Berita

PLF 71 (2)
Workshop Filantropi Indonesia – Kementerian Kesehatan (KEMENKES): Menguatkan Kolaborasi untuk Pembangunan Kesehatan Nasional
pss 62
PFI dan CIPS Dorong Dialog Kebijakan untuk Mewujudkan Pangan Sehat yang Lebih Terjangkau
Processed with VSCO with al1 preset
Ramadan Creative Gathering: Ruang Kreatif Reflektif untuk Isu Lingkungan

Berita Terkini

geralt-hierarchy-2499789 (1)
Penguatan Organisasi sebagai Kunci Dampak Berkelanjutan
Dokumentasi PSD 33 (2)
Tax Planning Pelaksanaan Kewajiban Perpajakan Wajib Pajak dan Tax Planning Menghadapi Pemeriksaan Pajak (Strategi Mencapai Efisiensi Pajak)
plf 86
Perhimpunan Filantropi Indonesia dan Tanoto Foundation Luncurkan Laporan Lanskap Filantropi Pendidikan dan Kesehatan 2025, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Manusia 
Dapatkan berita dan informasi terbaru dari kami

Buat langkah kecil untuk bangkitkan perubahan