Pengelolaan Sampah Membutuhkan Kolaborasi Lintas Sektor, PFI Dorong Inovasi untuk Solusi Berkelanjutan

Mojokerto, 25 Juni 2026 – Permasalahan sampah di Indonesia semakin kompleks dan membutuhkan pendekatan yang lebih kolaboratif, inovatif, serta berkelanjutan. Menyadari tantangan tersebut, Perhimpunan Filantropi Indonesia (PFI) bersama Yayasan Bimasakti Peduli Negeri menyelenggarakan forum diskusi mengenai pengelolaan sampah di Pendopo Bimasakti Farm, Desa Claket, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Forum ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, akademisi, komunitas lingkungan, pelaku filantropi, hingga pegiat sosial untuk mendiskusikan tantangan sekaligus peluang dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif. Salah satu fokus pembahasan adalah pemanfaatan inovasi teknologi sebagai bagian dari solusi untuk mengurangi beban Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), tanpa mengesampingkan pentingnya pengurangan sampah dari sumber dan perubahan perilaku masyarakat.

Bagi PFI, persoalan sampah bukan hanya isu lingkungan, tetapi juga isu pembangunan yang memerlukan keterlibatan berbagai pihak. Kolaborasi antara pemerintah, sektor filantropi, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat menjadi kunci dalam menghadirkan solusi yang dapat direplikasi dan memberikan dampak jangka panjang.

Melalui forum ini, peserta juga berdiskusi mengenai berbagai pendekatan pengelolaan sampah, termasuk potensi teknologi pengolahan sampah tanpa pilah yang dinilai dapat menjadi salah satu alternatif dalam mengurangi residu yang selama ini masih menjadi tantangan di banyak daerah. Berbagai perspektif yang hadir diharapkan dapat memperkaya upaya pengembangan sistem pengelolaan sampah yang lebih adaptif terhadap kebutuhan masing-masing wilayah.

Keikutsertaan dan inisiatif PFI dalam forum ini merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan berkelanjutan. PFI meyakini bahwa ekosistem filantropi memiliki peran strategis sebagai penghubung berbagai aktor dalam mendorong inovasi, memperluas kemitraan, serta mempercepat lahirnya solusi-solusi yang berdampak bagi masyarakat dan lingkungan.

Ke depan, PFI akan terus mendorong ruang dialog dan kolaborasi yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk bersama-sama membangun ekosistem yang lebih tangguh dalam mewujudkan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Share:

Recomended News

IMG_2257
PFI Gelar Diskusi Pra-Peluncuran Chapter Surabaya untuk Perkuat Ekosistem Filantropi di Jawa Timur
PSS KFP Web5
Mendorong Terciptanya Ruang Aman Antikekerasan dalam Mendukung Pendidikan yang Berkualitas
TK Pertiwi Kedunglengkong - simbolisasi serah terima plakat
Acara Serah Terima TK Pertiwi Kedunglengkong dan TK Pertiwi Kunti sebagai Sekolah Mitra Ars86care Foundation

News Update

Dokumentasi PSD 33 (2)
Tax Planning Pelaksanaan Kewajiban Perpajakan Wajib Pajak dan Tax Planning Menghadapi Pemeriksaan Pajak (Strategi Mencapai Efisiensi Pajak)
plf 86
Perhimpunan Filantropi Indonesia dan Tanoto Foundation Luncurkan Laporan Lanskap Filantropi Pendidikan dan Kesehatan 2025, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Manusia 
Pengelolaan Sampah Membutuhkan Kolaborasi Lintas Sektor, PFI Dorong Inovasi untuk Solusi Berkelanjutan
Get the latest news and updates from us.

Take small steps to inspire change