Perhimpunan Filantropi Indonesia (PFI) terus memperkuat kontribusinya dalam mendorong ekosistem filantropi yang lebih inklusif, berkeadilan, dan berorientasi pada kepemimpinan lokal. Komitmen tersebut diwujudkan melalui keterlibatan aktif PFI dalam inisiatif global WINGS Movement Funding Ecosystem Communities of Practice yang mempertemukan berbagai aktor filantropi dari berbagai kawasan dunia untuk memperkuat praktik pendanaan berbasis gerakan sosial (movement funding).
Dalam inisiatif ini, Rully N. Amrullah, Plt. Direktur Eksekutif Perhimpunan Filantropi Indonesia, berperan sebagai Bridge Builder bagi kawasan Asia-Pasifik. Peran tersebut menjadi bagian penting dalam menghubungkan pembelajaran, pengalaman, serta praktik-praktik baik yang berkembang di tingkat regional dengan diskusi dan agenda kolaborasi pada tingkat global.
WINGS (Worldwide Initiatives for Grantmaker Support) mengembangkan Movement Funding Ecosystem Communities of Practice sebagai ruang belajar bersama yang berorientasi pada aksi. Inisiatif ini bertujuan memperkuat pendekatan filantropi yang berpusat pada masyarakat, mendorong kepemimpinan lokal, membangun kepercayaan, serta menciptakan sistem pendanaan yang lebih adil dan berkelanjutan. Melalui pendekatan ini, berbagai organisasi filantropi, dana perantara (intermediary funds), jaringan filantropi, dan penggerak ekosistem diajak untuk berkolaborasi dalam mengembangkan model pendanaan yang lebih responsif terhadap kebutuhan gerakan sosial di tingkat akar rumput.
Sebagai Bridge Builder Asia-Pasifik, PFI akan berkontribusi dalam memfasilitasi pertukaran pengetahuan antarorganisasi, mengidentifikasi tantangan dan peluang yang dihadapi ekosistem filantropi di kawasan, serta memastikan pengalaman dan perspektif dari Asia-Pasifik menjadi bagian dari pembelajaran global. Peran ini juga membuka ruang bagi organisasi filantropi Indonesia untuk terhubung dengan jejaring internasional yang memiliki visi serupa dalam memperkuat pendanaan berbasis komunitas dan gerakan sosial.
Melalui Communities of Practice, para peserta akan bersama-sama mengeksplorasi berbagai isu strategis yang dihadapi ekosistem pendanaan gerakan, mulai dari penguatan model pembiayaan yang berkelanjutan, pengelolaan risiko yang berbasis kepercayaan, dukungan bagi gerakan informal, hingga pengembangan infrastruktur lokal yang mampu memperkuat ketahanan komunitas. Proses ini tidak hanya berfokus pada pertukaran gagasan, tetapi juga mendorong lahirnya eksperimen, praktik kolaboratif, serta rekomendasi yang dapat diterapkan dalam konteks masing-masing kawasan.
Keterlibatan PFI dalam inisiatif ini sejalan dengan komitmen organisasi untuk memperkuat budaya dan ekosistem filantropi di Indonesia melalui kolaborasi, pembelajaran bersama, dan advokasi yang mendorong terciptanya ruang partisipasi masyarakat yang lebih luas. Dengan membawa perspektif dan pengalaman dari Indonesia ke tingkat global, PFI berharap dapat berkontribusi dalam mendorong transformasi praktik filantropi yang lebih berpihak pada kepemimpinan lokal, kepercayaan, dan pemerataan akses sumber daya.
Melalui peran sebagai Bridge Builder Asia-Pasifik, PFI tidak hanya memperkuat posisi Indonesia dalam percakapan filantropi global, tetapi juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas untuk membangun ekosistem pendanaan gerakan yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan.


