Ramadan Creative Gathering: Ruang Kreatif Reflektif untuk Isu Lingkungan

Sebagai bagian dari komitmen memperkuat kolaborasi filantropi lintas sektor, Perhimpunan Filantropi Indonesia (PFI) bersama LindungiHutan, Dompet Dhuafa, dan Klaster Filantropi Lingkungan PFI menyelenggarakan Philanthropy Sharing Session (PSS) #55: Ramadan Creative Gathering pada Jumat, 27 Februari 2026. Kegiatan ini berlangsung di Philanthropy Building – Dompet Dhuafa, Jakarta Selatan, sebagai ruang refleksi dan ekspresi kreatif menjelang waktu berbuka puasa.

Mengangkat pendekatan yang ringan dan inklusif, kegiatan ini bertujuan mendekatkan isu perubahan iklim dan kerusakan lingkungan kepada generasi muda melalui format yang lebih personal dan emosional. Isu lingkungan kerap dianggap berat dan jauh dari keseharian. Padahal, banyak kebiasaan kecil yang dianggap normal justru berkontribusi pada persoalan besar bagi bumi. Melalui forum ini, peserta diajak merefleksikan kebiasaan tersebut dalam suasana hangat, santai, dan kolaboratif.

Mengolah Keresahan Menjadi Karya

Sesi utama bertajuk Ngabuburit – Corat-Coret Session menjadi ruang eksplorasi kreatif bagi para peserta. Dengan dipandu oleh tim LindungiHutan dan ilustrator Wantja, peserta mengekspresikan keresahan, sindiran, atau refleksi mereka terhadap isu lingkungan dalam bentuk tulisan, ilustrasi, maupun poster bebas.

Sejumlah creative prompt disiapkan untuk memantik sudut pandang kritis namun tetap ringan, seperti “Things We Normalize While the Planet Is Screaming”, “Small Daily Choices We Pretend Don’t Matter”, hingga “Kalau Alam Bisa Nge-Chat Balik”. Prompt ini membantu peserta melihat ulang tindakan sehari-hari yang sering dianggap remeh, tetapi memiliki dampak jangka panjang bagi lingkungan.

Setelah sesi kreatif, peserta mempresentasikan makna di balik karya mereka. Diskusi yang muncul menunjukkan bahwa generasi muda tidak kekurangan kepedulian, melainkan membutuhkan ruang aman untuk mengolah keresahan menjadi aksi nyata.

Kolaborasi untuk Aksi Nyata

Dalam sambutannya, perwakilan PFI menegaskan pentingnya membangun ekosistem kolaboratif yang tidak hanya berbasis diskusi, tetapi juga mendorong aksi konkret. Ramadan Creative Gathering bukan sekadar kegiatan ngabuburit, melainkan upaya membangun kedekatan emosional publik terhadap isu lingkungan.

LindungiHutan turut memperkenalkan peluang partisipasi lanjutan melalui aksi penanaman pohon, sehingga refleksi yang lahir dalam ruang kreatif dapat terhubung dengan tindakan nyata. Sementara itu, Dompet Dhuafa menekankan pentingnya nilai welas asih dan keberlanjutan dalam setiap gerakan sosial, termasuk dalam merespons krisis lingkungan.

Membangun Komunitas yang Organik dan Relevan

Kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai forum satu arah, tetapi sebagai pengalaman kolektif yang membangun komunitas secara organik. Profesional muda dan individu yang memiliki minat pada isu lingkungan serta kegiatan kreatif menjadi target utama partisipasi.

Melalui pendekatan reflektif, partisipatif, dan kolaboratif, PSS #55 menunjukkan bahwa filantropi lingkungan dapat dikemas secara relevan bagi generasi muda. Momentum Ramadan menjadi pengingat bahwa perubahan tidak selalu dimulai dari langkah besar, melainkan dari kesadaran atas pilihan-pilihan kecil dalam keseharian.

Ramadan Creative Gathering menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas sektor mampu menghadirkan ruang dialog yang membumi, kreatif, dan bermakna. Dengan menyatukan niat, ide, dan aksi, gerakan filantropi lingkungan dapat tumbuh lebih dekat dengan publik dan lebih berdampak bagi bumi.

Share:

Recomended News

No posts found

News Update

Processed with VSCO with al1 preset
Ramadan Creative Gathering: Ruang Kreatif Reflektif untuk Isu Lingkungan
IMG_1931
Kolaborasi Filantropi Diperkuat untuk Percepat Eliminasi Malaria 2030
WhatsApp Image 2026-02-20 at 14.41
Kemenko PM Apresiasi Peran PFI dalam Penguatan Ekosistem Pengentasan Kemiskinan
Get the latest news and updates from us.

Take small steps to inspire change