Pertemuan Daring Pengembangan Inisiatif Perlindungan Relawan COVID-19

Pada hari Kamis, 9 April 2020 lalu Filantropi Indonesia mengadakan pertemuan daring Pengembangan Inisiatif Bersama Untuk Perlindungan Relawan COVID-19. Pertemuan tersebut dihadiri oleh 24 orang dari 10 organisasi anggota dan jaringan Filantropi Indonesia seperti BAZNAS, Sekolah Relawan, Humanitarian Forum Indonesia (HFI), Indorelawan, Forum Zakat (FOZ), Palang Merah Indonesia (PMI), Sekretariat ASJB dan Pujiono Center. Organisasi peserta meeting tersebut  yang memang dikenal punya perhatian terhadap pengembangan kerelawanan dan melibatkan relawan dalam penanganan tanggap darurat COVID-19 di masing-masing lembaga. Pertemuan daring ini diadakan untuk membahas upaya dalam perlindungan relawan berupa jaminan sosial (kecelakaan dan kematian) serta standar kerja atau protokol/prosedur tetap (protap) bagi para relawan.

Pertemuan yang berlangsung selama kurang lebih 1 jam 30 menit ini dimoderasi oleh Sita Supomo yang mewakili pengurus Filantropi Indonesia. Selama diskusi, masing-masing perwakilan lembaga membagikan apa saja aktivitas yang sudah mereka lakukan yang melibatkan relawan, seperti misalnya kegiatan pencegahan (spraying, pembuatan kit higienitas, dsb.), pelayanan ke masyarakat, sampai kegiatan administratif penggalangan dana.

Dari hasil diskusi, diketahui bahwa sebagian besar relawan yang bekerja dalam membantu penanganan COVID-19 tidak mendapatkan jaminan sosial dan perlindungan. beberapa organisasi sudah mengupayakan jaminan sosial dan perlindungan lewat Skema Perlindungan Relawan yang diterbitkan BPJS Jamsostek untuk jaminan proteksi kecelakaan kerja dan kematian. Beberapa kendala yang dihadapi dalam perlindungan relawan adalah minimnya info mengenai asuransi perlindungan relawan dan keterbatasan pendanaan pihak pengadaan program proteksi. Selain itu, sebagian besar organisasi juga belum memiliki protokol atau pedoman perlindungan dalam penerjunan relawan untuk penangan Covid 19. Beberapa lembaga mengadopsi protokol kerja relawan dari panduan Kementerian Kesehatan, BNPB, dan sebagainya,

Melalui pertemuan daring ini, para peserta sepakat untuk membentuk kelompok kerja (pokja) perlindungan relawan COVID-19 dengan fokus utama pada penyusunan panduan/protap perlindungan relawan medis dan non-medis serta kampanye dan penyediasn jaminan sosial dan perlindungan relawan untuk melindungi mereka bila terjadi kecelakaan dan kematian saat bertugas.

Jika lembaga Anda juga ingin berpartisipasi atau menyumbang informasi terkait topik-topik di atas, silakan kontak kami melalui WhatsApp atau email info@filantropi.or.id.

Share:

Recomended News

DSC_0757-scaled
Acara Peluncuran yang Sukses di Gramedia Soroti Filantropi Strategis: A Philanthropist's Guide to Giving Edisi Bahasa Indonesia Telah Tersedia
Foto Kabar PSS STI
Operasi Sumbing Bibir Saat Pandemi COVID-19, Mungkinkah?
WhatsApp-Image-2024-07-02-at-17.56
Perhimpunan Filantropi Indonesia Luncurkan Indonesia Philanthropy Outlook 2024

News Update

Processed with VSCO with al1 preset
Ramadan Creative Gathering: Ruang Kreatif Reflektif untuk Isu Lingkungan
IMG_1931
Kolaborasi Filantropi Diperkuat untuk Percepat Eliminasi Malaria 2030
WhatsApp Image 2026-02-20 at 14.41
Kemenko PM Apresiasi Peran PFI dalam Penguatan Ekosistem Pengentasan Kemiskinan
Get the latest news and updates from us.

Take small steps to inspire change