MSF Aliansi Filantropi Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor untuk Percepatan Pengentasan Kemiskinan 2026

Multi-Stakeholder Forum (MSF) Aliansi Filantropi menegaskan komitmennya dalam mempercepat pengentasan kemiskinan melalui penguatan kolaborasi lintas sektor. Komitmen ini diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) serta penyelenggaraan Workshop Program Lintas Sektor yang melibatkan filantropi, sektor swasta, pemerintah, akademisi, dan masyarakat sipil.

MSF Aliansi Filantropi hadir sebagai platform kolaboratif untuk menjawab tantangan kemiskinan yang bersifat multidimensional dan tidak dapat diselesaikan melalui pendekatan sektoral. Melalui pendekatan kolektif dan terintegrasi, MSF mendorong transformasi praktik filantropi dari kerja yang terfragmentasi menuju kolaborasi yang terkoordinasi, terukur, dan berorientasi pada dampak bersama.

Membangun Ekosistem Kolaborasi Filantropi

Chairman MSF Aliansi Filantropi, Rizal Algamar, menegaskan bahwa MSF merupakan ruang strategis yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan secara setara. Menurutnya, pengentasan kemiskinan membutuhkan kerja sama lintas sektor yang disusun dalam satu kerangka bersama, sehingga berbagai inisiatif yang ada dapat saling melengkapi dan memperkuat.

Melalui rangkaian workshop lintas sektor, MSF menargetkan lahirnya satu dokumen program kolaboratif yang menjadi rujukan bersama dalam implementasi program di tingkat desa. Dokumen ini dirancang agar siap diimplementasikan pada tahun 2026 dan mampu menghasilkan dampak yang nyata serta berkelanjutan bagi masyarakat.

Penandatanganan MoU MSF Aliansi Filantropi

Sinergi Lintas Sektor untuk Ketahanan dan Keberlanjutan Desa

Penguatan kolaborasi lintas sektor juga diwujudkan melalui kerja sama dengan dunia usaha, salah satunya bersama Partnership for Indonesia’s Sustainable Agriculture (PISAgro). Direktur Eksekutif PISAgro, Insan Syafaat, menyampaikan bahwa penguatan resiliensi menjadi salah satu pijakan utama dalam kerja sama antara PISAgro dan MSF Aliansi Filantropi.

Dengan prinsip growth, resilience, and sustainability, PISAgro berkomitmen mendukung pembangunan pertanian dan peternakan yang berkelanjutan serta memperkuat kesejahteraan masyarakat desa. Sinergi ini diharapkan mampu memastikan bahwa upaya pengentasan kemiskinan tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi juga membangun kapasitas dan ketahanan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan sosial, ekonomi, dan lingkungan.

DSCF1783

Workshop Program Lintas Sektor: Fondasi Program Kolaboratif 2026

Workshop Program Lintas Sektor menjadi bagian penting dalam proses pematangan desain program MSF Aliansi Filantropi, dengan dukungan STF UIN sebagai mitra pengetahuan. Keterlibatan STF UIN memastikan perumusan program dilakukan secara komprehensif, berbasis data, serta didukung kerangka analisis dan metodologi yang kuat.

Pembahasan dalam workshop mencakup hasil quick assessment desa, perumusan desain program lintas sektor, penetapan lokasi intervensi, serta penyusunan skema pendanaan dan sistem Monitoring, Evaluation, and Learning (MEL) yang terintegrasi. Lima sektor utama menjadi fokus program, yaitu pengentasan kemiskinan, pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, serta ketahanan iklim dan lingkungan.

Melalui diskusi dan kerja bersama, para pemangku kepentingan menyepakati pentingnya pendekatan berbasis data, Theory of Change, dan kerangka logis program agar setiap intervensi memiliki tujuan yang jelas, terukur, dan berkelanjutan.

Sebagai tindak lanjut, MSF Aliansi Filantropi akan melakukan asesmen lapangan berbasis data primer di sejumlah desa terpilih sebagai lokasi pilot program. Hasil asesmen ini akan menjadi dasar dalam penyusunan intervensi yang kontekstual, inklusif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.

Melalui penandatanganan MoU dan penyelenggaraan Workshop Program Lintas Sektor, MSF Aliansi Filantropi menegaskan perannya sebagai platform kolaboratif nasional dalam mendorong praktik filantropi yang lebih terkoordinasi, inklusif, dan berorientasi pada dampak, guna mendukung percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem dan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 1: Tanpa Kemiskinan.

Share:

Recomended News

koalisi-3
Urun Rembuk Mekanisme Penggalangan dan Distribusi Dukungan Filantropi untuk Aksi Kemanusiaan Internasional
Mempertanyakan Kembali Makna Filantropi di Indonesia Antar Agama, Bisnis, dan Kemanusiaan
pexels-ground-helio-617975490-31598405
Dampak Filantropi terhadap Pembangunan Berkelanjutan

News Update

Processed with VSCO with al1 preset
Ramadan Creative Gathering: Ruang Kreatif Reflektif untuk Isu Lingkungan
IMG_1931
Kolaborasi Filantropi Diperkuat untuk Percepat Eliminasi Malaria 2030
WhatsApp Image 2026-02-20 at 14.41
Kemenko PM Apresiasi Peran PFI dalam Penguatan Ekosistem Pengentasan Kemiskinan
Get the latest news and updates from us.

Take small steps to inspire change