Penambahan RSMA hingga Program ‘Seribu Rupiah Sehari’ sebagai Respon Muhammadiyah

Penambahan RSMA hingga Program ‘Seribu Rupiah Sehari’ sebagai Respon Muhammadiyah

Penambahan RSMA hingga Program ‘Seribu Rupiah Sehari’ sebagai Respon Muhammadiyah

Mempertimbangkan penyebaran COVID-19 yang sangat cepat, Pimpinan Pusat Muhammadiyah secara resmi membentuk Muhammadiyah COVID-19 Command Center untuk meningkatkan akselerasi program. Muhammadiyah juga menyiapkan Rumah Sakit Muhammadiyah dan Aisyiyah (RSMA) untuk merawat pasien COVID-19. Bahkan, programnya meluas menjangkau sekolah, perguruan tinggi dan komunitas untuk edukasi dan pencegahan.

Dikutip dari website Muhammadiyah COVID-19 Command Center, awalnya hanya 20 RSMA, bertambah menjadi 35 dan perkembangan terakhir sudah ada 53 RSMA di seluruh Indonesia yang menerima pasien COVID-19. Semua RSMA tersebut di bawah koordinasi Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) PP Muhammadiyah yang tergabung dengan majelis dan lembaga Muhammadiyah lainnya dalam Muhammadiyah COVID-19 Command Center (MCCC), gugus tugas khusus yang ditunjuk untuk menangani wabah COVID-19. MPKU juga mempersiapkan RSMA yang menangani pasien COVID-19 dengan pelatihan-pelatihan khusus agar para nakesnya siap. Pelatihan-pelatihan itu diantaranya alur penanganan pasien dengan skenario yang disimulasikan, pelatihan pemakaian dan pelepasan APD lengkap, pelatihan rukti jenazah, pelatihan teknik dekontaminasi ruangan, benda-benda dan ambulans, pelatihan pengambilan sample swap tenggorokan, pelatihan screening dan deteksi dini, pendampingan rohani serta pelatihan manajemen stres.

Di sisi lain, MCCC bersama LAZISMU Kota Bandung melaksanakan Program ‘Seribu Rupiah Sehari’ dalam rangka penanggulangan dan pencegahan COVID-19 berupa pembagian hand sanitizer, pembagian masker, penyemprotan desinfektan, santunan sosial dan pembagian paket sembako bagi warga yang terdampak. Pada tanggal 13-15 April 2020, MCCC Kota Bandung telah melaksanakan pembagian sembako, hand sanitizer, dan masker sebanyak 150 paket. Kegiatan tersebut merupakan program tahap kedua, yang mana program tahap pertamanya adalah penyemprotan desinfektan. Warga yang menjadi sasaran kegiatan adalah mereka yang secara ekonomi terdampak langsung wabah Covid-19 seperti satpam, penjaga sekolah, sopir sampai guru TK.

Ikuti perkembangan satgas Muhammadiyah COVID-19 Command Center disini atau dukung LAZSMU untuk #BersatuHadangCorona via website LAZISMU atau melalui ini.